Metro –Peringatan hari dan semangat gotong royong sesuai dengan nilai-nilai Dasa Dharma dan Pancasila tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Semangat tersebut terlihat di lingkungan SDN 7 Metro Barat melalui kegiatan berbagi bertajuk “Berbagi Sesama”.
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, para guru, serta tenaga kependidikan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mereka mengumpulkan berbagai bahan pangan pokok yang kemudian dirangkai menjadi paket sembako untuk disalurkan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Sejak pagi hari, suasana halaman sekolah sudah dipenuhi semangat para siswa yang datang membawa bahan makanan sesuai dengan tugas yang telah ditentukan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
Kepala sekolah Sekolah SDN 7 Eka Cahya Warisa kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini untuk mengajarkan anak peduli kepada sesama.
“Kegiatan ini sudah kita lakukan sejak tahun 2023 dan rutin dilaksanakan pada hari-hari seperti peringatan hari Pramuka kali ini di tahun 2026,” ucapnya Sabtu (15/8/2026) di kantor nya.
Iya juga menyampaikan bahwa pembagian sembako tersebut dibagikan untuk beberapa titik, sebanyak 67 bingkisan sembako.
“Kemarin kita bagikan di tiga titik yaitu seperti di jembatan Hitam, di lingkup sekolah SD N7 sendiri, serta untuk warga sekitar SD,” tambah nya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter yang tertanam dalam diri siswa.
Karena itu, aksi berbagi yang dilakukan para siswa menjadi cerminan nilai kepedulian sosial yang selama ini dibangun di lingkungan sekolah.
Untuk itu kepala sekolah melanjutkan tujuan dari berbagai sembako ini adalah untuk menanamkan rasa empati dan peduli kepada murid terhadap sesama.
“Untuk dana pembelian sembako ini murni dari penggalangan dana dari siswa-siswa dan para pengajar di sekolah SD negeri 7 mudah-mudahan dengan kegiatan ini apa yang dituju ya sbb hitu rasa empati dan peduli terhadap masyarakat oleh mahasiswa-siswa dapat terwujud dan tertanam dalam hati dalam perilaku sehari-hari,” ungkapnya.(**)