Tim Angkat Besi Berangkat Ke Turki

September 16, 2010 in Berita Olahraga


Tim Angkat Besi Berangkat Ke Turki. Berita terbaru, Gelombang kedua tim angkat besi Indonesia, yakni Triyatno, Eko Juli Irawan, Niluh Shinta, Betty, Ketut Aryane, dan Samwel Sandi, Kamis (16/9) malam, siap berangkat ke Turki. Mereka akan mengikuti kejuaraan dunia di Turki yang digelar 18-30 September mendatang.

“Rombongan pertama yang terdiri atas Lisa Rumbewas, Masito, Oktariani, Dewi Citra, dan Sumaryanto sudah berangkat lebih dulu ke Turki, Senin (13/9) didampingi manajer tim angkat besi nasional Sonny Kasiran,” ujar pelatih nasional Lukman di Jakarta, Kamis.

Lukman mengatakan, rombongan kedua berangkat sekitar pukul 20.00 WIB dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Tim angkat besi sengaja dibagi dua rombongan menuju Turki disesuaikan dengan jadwal tiket yang dipesan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Beras dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI).

Lebih jauh Lukman mengatakan, atlet angkat besi yang diturunkan di kejuaraan dunia hanya delapan yang dipersiapkan menuju Asian Games XVI Guangzhou, Cina, 12-27 November mendatang. Selebihnya merupakan atlet daerah yang dipromosikan ke SEA Games XXVI Jakarta pada 2011.

Selain dijadikan pelapis seniornya, para atlet daerah seperti Ketut Aryane (Bali), Samwel Sandi (DKI) serta Masito dari Lampung juga diharapkan mengukir prestasi puncak saat tampil di kejuaraan dunia di Turki.

Kejuaraan dunia kali ini juga dijadikan sebagai ajang prakualifikasi menuju Olimpiade 2012 di Inggris. Prestasi yang diraih di Turki nilainya dapat dikumpulkan dan dijadikan persyaratan meraih tiket ke Olimpiade.

Atlet yang meraih medali emas mendapat nilai 28, perak 27 dan perunggu 26. Begitu seterusnya hingga urutan sepuluh juga mendapat nilai 18 yang dapat dikumpulkan ke tim Indonesia.

Menurut Lukman, setelah nilai hasil kejuaraan dunia terkumpul, dapat menentukan jatah atlet Indonesia yang berpeluang tampil di Olimpiade. Melalui pertimbangan itu pula, PB PABBSI menurunkan kekuatan penuh di kejuaraan dunia.

Dalam kesempatan terpisah, Asisten Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Marhot Harahap mengatakan, semua biaya pengiriman lifter nasional menuju kejuaraan dunia ditanggung Kantor Menpora.

“Cabang angkat besi selalu menyuguhkan prestasi optimal di setiap kejuaraan yang diikutinya. Atas pertimbangan itulah patut mendapat perhatian penuh dalam pembinaan atlet menuju pentas internasional baik kejuaraan dunia, Asian Games maupun Olimpiade,” jelas Marhot.

Perhatian Kemenpora tidak saja diberikan pada atlet senior yang sudah berjaya di pentas internasional. Atlet remaja juga mendapat perhatian yang sama, yaitu memberikan dukungan dan beasiswa pada lifter Dewi Safitri ketika sukses meraih medali perunggu di Olimpiade Remaja di Singapura.

Meski meraih medali perunggu, medali tersebut merupakan satu-satunya yang dipersembahkan atlet nasional di Olimpiade Remaja. Hal itu yang membuat Kemenpora memberikan perhatian pada lifter asal Bekasi, Jawa Barat tersebut agar mampu meningkatkan prestasinya saat menginjak kategori junior dan senior nantinya.

« Comments

«


Berita Terbaru - About - Contact - Privacy Policy - Peta Situs - Sitemap. HarianBerita.com Proudly Powered By Google - Berita - Berita Terbaru - Daily News - Cerita Cinta
Mustafa Rahasiakan Laporan ke SBY soal Telkom dan Telkomsel Posted By Berita Terkini Hari Ini