Persiapan Arus Mudik Lebaran

Persiapan Arus Mudik Lebaran

Persiapan Arus Mudik Lebaran. Berita terbaru, Pemerintah menyatakan sudah siap menanangani arus mudik lebaran tahun ini. Hal tersebut dinyatakan beberapa instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Polri dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran 2010 di kantor Kementerian Perhubungan, kemarin (14/7).
Persiapan Arus Mudik Lebaran
Menurut Menteri Perhubungan, Fredy Numberi, saat ini angkutan baik darat, laut, sungai dan udara sudah siap menampung pemudik. Untuk angkutan jalan pihaknya telah menyiapkan 34.358 bus dengan kapasitas 16,55 juta penumpang. Angkutan kereta api disiapkan sebanyak 214 kereta api dengan kapasitas 3,75 penumpang. Sedangkan untuk angkatan udara, disiapkan 261 pesawat dengan kapasitas 1,97 juta penumpang.

Fredy pun menyatakan selain Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum pun telah menyiapkan infrastruktur. “Polri juga menyatakan siap menggelar operasi ketupat, Pertamina juga sudah membagi titik-titik distribusi untuk bahan bakar kendaraan, serta Kementerian Perdagangan telah mengantisipasi kenaikan bahan pangan. Jadi pada intinya kami sudah siap,” kata dia dalam acara jumpa pers di kantor Kementerian Perhubungan.

Meski mengaku sudah siap, namun Fredy mengaku banyak daerah-daerah yang menjadi lokasi arus mudik meminta bantuan pemerintah pusat untuk melakukan antisipasi. Khususnya di pasar-pasar tumpah seperti di Jawa Barat dan Lampung. “Secara menyeluruh kami sudah siap H-10 sampai H+10. Semua moda angkutan dan jalan yang ada sudah siap.”

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi jalan-jalan yang rawan akan kemacetan. Salah satunya dengan perbaikan jalan dan pelebaran jalan yang akan rampung sepuluh hari menjelang lebaran.

“Untuk persiapan penanganan jalan hadapi lebaran, ada sekitar 11 ribu kilometer jalan, seperti jalur utama. Penanganan sudah dilakukan agar tidak ada yang rusak berat. Ada jalan alternatif sekitar 4 ribu kilometer yang sudah dikoordinasikan dengan daerah agar dapat digunakan. Ada juga 700 kilometer jalan tol yang lewat Merak atau Cikampek yang sudah dilakukan pelebaran,” tutur Hermanto.

Hermanto juga menjelaskan mengenai daerah yang rawan kemacetan. Salah satunya adalah Nagrek. Dimana untuk antisipasinya dilakukan dengan tiga hal. Pertama adalah dengan membuka jalur Cagak, lalu pelebaran simpang kereta api, dan terakhir adalah dengan menggunakan jalan tembus sepanjang 5,3 kilometer yang baru tahun ini bisa difungsionalkan. “Sehingga nantinya keluar dari simpang Cileunyi bisa satu arah menuju Tasik dan Garut. Sebaliknya, dari arah Tasik menuju Garut akan menggunakan jalan tembus yang 5,3 kilometer itu.”

Titik lainnya adalah di Simpang Merak yang ada pembangunan fly over. Untuk pembangunan Fly over ini, ungkap Hermanto, belum dapat diselesaikan pada saat lebaran. Untuk itu pihaknya akan mengoptimalkan manajemen lalu lintas untuk mengurangi kepadatan. Di sisi lain, ada di perlintasan sebidang Sumpiuh, Karanganyar.

Titik terakhir ada di pasar Gebang karena disana ada pembangunan jalan layang yang belum akan rampung menjelang lebaran. Tapi untuk Pasar Gebang ada jalan alternatif menggunakan jalan tol Kanci – Pejagan. “Namun jalan keluar tol di Kanci dan Pejagan juga perlu perhatian. Kami anjurkan bisa lewat jalur selatan maupun Tegal,” kata dia.

Untuk antisipasi lonjakan pemudik, Hermanto mengatakan saat ini tol Cikampek seluruhnya sudah dibuat menjadi tiga lajur, bahkan ada yang empat. Dia berharap ini dapat meningkatkan kapasitas jalan agar kepadatan bisa dikurangi. Tak hanya itu, pihaknya kini juga tengah memperbaiki jalan tol Tangerang Merak. “Tentunya akan ada percepatan agar H-10 bisa fungsional.” Sedangkan untuk antisipasi daerah rawan longsor, Hermanto mengatakan pihaknya telah menyediakan alat berat di sekitar lokasi.

Selain itu, Fredi mengatakan, pihaknya juga telah mengantisipasi jika terjadi cuaca buruk ataupun kerusakan angkutan umum, khususnya di perairan. Untuk antisipasi kerusakan angkutan umum itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Mabes TNI untuk membantu jika terjadi kerusakan. “Pada intinya kami sudah siap menghadapi arus mudik lebaran kali ini,” tuturnya.


Tag : Persiapan Arus Mudik Lebaran
Berikan Komentar Anda Mengenai Persiapan Arus Mudik Lebaran

No comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. Persiapan Infrastruktur n Transportasi Lebaran 2010 « SARI BAHARI RESTAURANT group CANDISARI - [...] Persiapan Arus Mudik Lebaran. Berita terbaru, Pemerintah menyatakan sudah siap menanangani arus mudik lebaran tahun ini. Hal tersebut dinyatakan ...

Leave a Reply

Harian Berita Index Of:

mudik lebaran 2010, PERSIAPAN LEBARAN 2010, persiapan mudik lebaran 2010, mudik, kesiapan infrastruktur jalan menghadapi arus mudik lebaran, berita mudik lebaran 2010, Infrastruktur jalan lebaran 2010, mudik lebaran penyelenggara, MUDIK PERTAMINA 2010, persiapan jalan dijawa menjelang lebaran 2010, persiapan mudik lebaran, arus mudik, mudik di jawa, Kesiapan Infrastruktur jalan menghadapi arus mudik lebaran 2010, jlan alternatip mudik lebaran 2010, cache:A1QuZeQRMegJ:www harianberita com/pemerintah-salah-hitung-tdl html berita terkini mengenai tdl, berita mudik lebaran, berita mudik 2010, arus mudik lebaran 2010 jalur selatan, arus mudik lebaran, rapat persiapan mudik 2010